Tuesday, October 8, 2013

Bully?

Tahun 5 Hari 277

"Mas, coba baca deh. Lagi rame tuh di kalangan fans." kata Aldi.

Aku lalu mencermati sebuah halaman di media sosial itu. Salah satu pemilik akun media sosial itu menulis sebuah catatan yang cukup panjang tentang performa idol group yang sedang naik daun itu. Isi tulisan yang berisi tentang pendapatnya akan performa idol group itu menurutku tidak ada yang aneh.

Hampir semua anggota idol group itu mendapat ulasan, kebanyakan ulasan positif yang didapat. Pemilik akun itu menyebut, kebanyakan anggota idol group itu sudah mengalami kemajuan yang pesat. Ada satu anggota yang mendapat banyak kritik. Karena semenjak bergabung hingga sekarang, perkembangan anggota yang satu ini terbilang lambat dibandingkan teman-temannya. Padahal dia sudah tergabung dalam tim K5.

Aku menduga dia sudah membaca catatan fans itu. Entah apa yang ada dipikirannya setelah membacanya. "Kenapa aku sekarang jadi mengkhawatirkannya?" pikirku. "Nge-fans juga nggak." sisi pikiranku yang lain menimpali. Jujur, semenjak membaca catatan fans itu, terlebih komentar-komentar di dalamnya, aku semakin khawatir.

Lalu kulihat jadwal idol group itu. Ternyata lusa mereka ada perform di sebuah mal di kawasan Jakarta Selatan. Lalu kukirim sebuah DM ke salah satu anggota idol group itu.

"Lusa ikut perform di Poin's Square? Juju ikut?" begitu isi Direct Messege-ku

Aku masih membaca beberapa komentar terkait catatan itu bersama dengan Aldi. Aldi sebenarnya adalah fans tingkat wahid dari idol group tersebut. Semua berita dan perkembangan idol group itu tidak ada yang tidak diketahui Aldi. Bahkan status Facebook dan kicauan Twitter-nya hampir 100% berisi tentang idol group tersebut, terutama oshi-nya yaitu Jenni. Saat itu pun aku aku juga membahas banyak tentang idol group tersebut dengannya. Termasuk bagaimana para anggota yang bersaudara yang tergabung di grup tersebut. Aldi ternyata sependapat denganku. Anggota idol group yang bersaudara pasti salah satu ada yang menonjol dan yang lain hanya menjadi bayang-bayang saudaranya. Sayang, menurutku hal seperti itu tidak perlu dijadikan bahasan di media publik.

Setengah jam kemudian, terdengar bunyi notifikasi dari ponselku. Sekejap aku buka notifikasi itu, ternyata Direct Messege. Kubuka DM itu, ternyata ada balasan dari akun @Nao_DKI48.

"Ikut dong, Juju juga ikut kok. Kakak nonton ya?"
"Loh, Mas Dodo kok bisa DM-DM-an sama Nao-chan?" tanya Aldi yang tanpa sengaja melihat ke layar ponselku.

bersambung ....

No comments:

Post a Comment