Tahun 5 Hari 291
"Plok." suara tangan kami bertepuk.
"Ore tanjou (Aku datang)!" kataku sambil menirukan gaya Kamen Rider Den-O.
"Kakak tunggu ya, jangan pulang dulu!" katanya. Aku membalasnya dengan anggukan. Selang beberapa saat setelah sesi high touch berakhir. Dia beranjak ke arahku.
"Kakak, makasih ya udah datang." katanya.
"Sama-sama. Alhamdulillah ada rejeki, jadi bisa nonton kamu perform." kataku.
"Gimana perform-ku tadi? Bagus nggak?" tanyanya.
Penampilannya hari ini memang jauh lebih baik dari minggu lalu. Dia sepertinya bersungguh-sungguh untuk mengejar ketertinggalan dari teman-temannya. Penampilannya di panggung sudah mulai kompak dengan teman-temannya. Tariannya hari ini lebih enerjik dari biasanya, hampir tidak ada gerakan yang salah atau tertinggal.
"Good job! Bagus banget, lebih bagus dari minggu lalu. Gitu dong." kataku menyemangati.
"Iya, setiap perform aku akan selalu berusaha jadi lebih baik dari sebelumnya." katanya.
"Oke, kayaknya aku harus pulang nih. Nggak enak." kataku.
"Kok buru-buru kak?" tanyanya.
"Nggak enak sama yang lain. Lagipula besok aku harus bangun pagi." jawabku.
"Aku belum tahu nama kakak." katanya.
"Namaku Dodo." jawabku.
"Salam kenal ya Kak Dodo."
"Salam kenal juga. Aku pulang dulu ya?" kataku.
"Iya, kak. Hati-hati ya? Kapan-kapan nonton aku perform lagi ya?" katanya.
"InsyaALLAH." lalu aku akhiri pertemuan singkat itu dengan lambaian tangan tanda sebagai tanda perpisahan.
Aku beranjak meninggalkan mal di kawasan Sudirman itu dan bergegas kembali ke tempat kosku. Karena menontonnya di teater hari ini, ada beberapa pekerjaanku yang tertunda. Setibanya di tempat kos. Aku langsung mendata kembali barang dagangan serta pesanan pelangganku. Tanpa sadar, jam di ponselku menunjukkan waktu hampir tengah malam. Tiba-tiba terdengar suara notifikasi di ponselku. Dengan sedikit mengantuk kubaca notifikasi yang ternyata merupakan Direct Messege itu.
"Kakak udah tidur?" tanyanya.
"Udah ZZZZ." jawabku.
"Ihhh jahat. Kakak jadi ke teater kan?"
"Jadi." jawabku.
"Juju bilang orang yang nolong dia itu namanya dodo. Kakak tadi liat orangnya?"
"Namaku kan Dodo."
"Emang kakak yang nolongin Juju?" tanyanya.
"Iya aku yang nolongin. Kenapa? Jealous ya?" tanyaku.
"Serius?"
"Serius lah. jealous ya?" tanyaku.
"Kakak udah 2 kali dateng ke performnya Juju tapi gak pernah dateng ke perform aku di teater :(." jawabnya.
"Aku pernah ke teater sekali loh waktu kamu perform. Lupa ya :( Lagian hari ini kan kamu yang nyuruh dateng :(" jawabku.
"Loh, pernah ya. Maaf nggak ngenalin."
"Aku kan emang nggak terkenal dibandingin fansmu yang lain :("
"Hahaha marah nih ye."
"Padahal lusa aku mau ke teater lihat kamu loh. Nggak jadi deh :("
"Yaaa, kakak dateng dong :("
"Paling ntar juga nggak ngenalin :("
"Ngenalin kok kak. Kakak dateng ya?"
"Iya deh. Tapi sekarang tidur loh ya. Udah malem. Besok kesiangan lagi."
"Kan ada kakak yang bangunin XD Ya deh aku tidur dulu. Oyasunao :)"
"Oyasunao .... sleep tight. Dreamin' of me :D Assalamu'alaikum."
"Wa'alaikumsalam :)"
Setelah saling DM malam itu, kami jadi semakin akrab.
bersambung ....
No comments:
Post a Comment