Tahun 5 Hari 21
"Shin!" tiba-tiba aku tersadar dari keasyikanku. Suara yang sudah lama tidak aku dengar itu perlahan terdengar lagi di telingaku, tentunya suara itu terdengar lebih dewasa.
"Takada-san. Ohayou (Selamat pagi)!" jawabku.
"Ohayou (Selamat pagi)! What's with Takada-san?" tanyanya balik.
"What should I call you then?" tanyaku.
"You usually called me Min-chan before." jawabnya sambil sedikit kecewa.
"Hahaha, I'm sorry. Hisashiburi da ne~ (Lama tidak berjumpa, ya)? O genki (Sehat)?" tanyaku.
"Hai, genki desu (Ya, sehat). Kimi wa (Kamu)?" tanyanya balik.
"I'm fine, arigatou." jawabku.
"Aku sedang mencoba Bahasa Indonesia." katanya tiba-tiba.
"Baiklah, lebih baik bicara Indonesia. Aku sudah lupa Bahasa Jepang. Hahaha." jawabku sambil tertawa.
"Mau jalan sekarang." tanyaku
"Iya, ayo." jawabnya.
Tak kurasa, ternyata aku masih bisa bertemu dengannya. Teringat beberapa tahun yang lalu, kejadian ini terulang kembali. Tentu dengan seting yang berbeda. Ya, Takada Minami bersamaku di Jakarta.
bersambung ....
No comments:
Post a Comment